Penggunaan videotron sebagai media informasi dan periklanan digital (Digital Out-of-Home) semakin masif di Indonesia. Namun, bagi pemilik bisnis atau instansi, pertanyaan yang paling sering muncul adalah: “Berapa besar biaya listrik yang harus dikeluarkan jika videotron menyala 24 jam nonstop?“
Sebagai spesialis infrastruktur IT, Mafaro Networks memahami bahwa efisiensi energi adalah kunci keberlanjutan operasional. Dalam artikel ini, kami akan membedah langkah demi langkah cara menghitung estimasi biaya listrik videotron Anda agar anggaran operasional tetap terkendali.
Isi Konten:
ToggleMemahami Variabel Penting dalam Konsumsi Listrik Videotron
Sebelum masuk ke rumus perhitungan, Anda perlu memahami dua istilah teknis yang biasanya tertera pada spesifikasi panel LED videotron:
Konsumsi daya maksimal saat layar menampilkan warna putih penuh dengan tingkat kecerahan tertinggi.
Konsumsi daya rata-rata saat menampilkan konten video normal. Biasanya berkisar antara 30% hingga 40% dari daya maksimal.
Rumus Dasar Menghitung Biaya Listrik
Untuk menghitung biaya operasional harian atau bulanan, gunakan rumus berikut:
(Konsumsi Daya (Watt) x Durasi Operasional (Jam) / 1000) x Tarif Listrik (kWh)
Contoh Simulasi Perhitungan
Mari kita asumsikan Anda memiliki Videotron Outdoor P10 dengan ukuran 4 x 2 meter (total 8 meter persegi).
- Spesifikasi Rata-rata: 300 Watt per meter persegi (Average Power).
- Total Daya: 8 m² x 300 Watt = 2.400 Watt (2,4 kW).
- Durasi: 24 Jam.
- Tarif Listrik: Rp1.500 per kWh (Asumsi Bisnis P3/TM).
Langkah Perhitungan:
- Konsumsi per Hari: 2,4 kW x 24 Jam = 57,6 kWh.
- Biaya per Hari: 57,6 kWh x Rp1.500 = Rp86.400.
- Biaya per Bulan (30 Hari): Rp86.400 x 30 = Rp2.592.000
Faktor yang Mempengaruhi Tagihan Listrik Videotron
Angka di atas adalah estimasi. Pada praktiknya, ada beberapa faktor yang dapat membuat tagihan lebih rendah atau lebih tinggi:
- Tingkat Kecerahan (Brightness): Videotron outdoor biasanya diatur sangat terang di siang hari dan diredupkan di malam hari secara otomatis.
- Konten Video: Konten dengan dominasi warna gelap mengonsumsi daya lebih sedikit dibanding latar belakang putih terang.
- Efisiensi Sistem Pendingin: Jika sirkulasi udara buruk, AC atau Fan akan bekerja lebih keras dan menambah beban listrik.
- Kualitas Komponen: Power Supply berkualitas tinggi memiliki efisiensi konversi daya yang lebih baik.
Tips Efisiensi dari Mafaro Networks
Sebagai mitra infrastruktur IT yang berpengalaman, kami merekomendasikan langkah strategis berikut:
- Gunakan Sensor Cahaya (Auto-Brightness) untuk adaptasi cuaca.
- Audit Infrastruktur Berkala guna menghindari kehilangan daya.
- Manajemen Konten yang Cerdas dengan menghindari warna putih solid.
- Pemeliharaan Hardware rutin untuk performa komponen optimal.
Menghitung biaya listrik videotron adalah langkah krusial dalam perencanaan investasi media luar ruang. Dengan perencanaan infrastruktur yang tepat bersama Mafaro Networks, Anda tidak hanya mendapatkan visual yang memukau, tetapi juga sistem yang efisien dan tahan lama.


